JA Cell Jl. Raya Anggrek Telp. (0382) 2426654 Maumere - Flores - NTT

Friends

Subscribe

Categories

Translate

Cuteki ecards

Get Visitors - WORKING

Popular Posts

Be our fan on facebook

Ads

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

About Me

Tampilkan postingan dengan label Seputar HP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar HP. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Maret 2013

TIPS membeli BLACKBERRY BEKAS



InetBerry - Membeli BlackBerry bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan sampai tertipu. Ada beberapa hal yang harus Anda cermati sebelum memutuskan untuk membelinya.

Anda jelas perlu memeriksa dengan teliti spesifikasi produknya. Alasannya, banyak pengguna akhirnya tak bisa akses sama sekali layanan karena PIN disuspen (ditolak) atau sebelumnya menggunakan jenis layanan operator berbeda (PIN belum dirilis).

Salah satu cara mudah dalam persoalan spesifikasi ini bisa dilakukan dengan melakukan WIPE BlackBerry alias mereset secara manual perangkat agar data yang ada sebelumnya bisa hilang. Cara WIPE adalah sebagai berikut:

Masuk menu OPTIONS >> SECURITY OPTIONS >> GENERAL SETTINGS >> Tekan logo BlackBerry disamping gambar telepon hijau >> Pilih menu WIPE HANDHELD >> Ketikan tulisan BlackBerry. Proses WIPE pun berjalan.

Jika proses itu sudah tuntas, maka masukkan SIM Card Anda yang sudah bisa mengakses layanan BlackBerry.

Lihat logo tulisan di gprs/edge/3g di sebelah kanan layar ponsel Anda. Apabila tulisannya masih huruf kecil, kemungkinan besar PIN ponsel disuspen. Cara ini juga bisa memastikan bahwa memori selanjutnya akan kosong, tidak lagi terisi berbagai aplikasi bawaan dari pemilik sebelumnya.

Di sisi lain, Anda juga bisa mencoba memperbesar huruf kapital tadi dengan masuk menu OPTIONS, lalu ADVANCED OPTIONS, lalu HOST ROUTING TABLE, lalu klik simbol BlackBerry, dan selanjutnya pilih menu REGISTER NOW.

Apabila dua cara ini dilakukan dan huruf masih kecil, besar kemungkinan suspen atas personel identification number/PIN masih terjadi sehingga BlackBerry bekas hanya bisa menelepon dan SMS. Pembeli unit seken juga tak kalah penting memeriksa IT policy dengan melakukan sebagai berikut:

Masuk menu OPTIONS >> SECURITY OPTIONS >> FIREWALL. Jika muncul tulisan enabled dengan logo gembok merah di sebelahnya, maka BlackBerry bekas terkena kebijakan internet dari pengguna sebelumnya.

Kebijakan sebelumnya, misalnya BlackBerry Entreprise Service (BES), akan membuat Anda tidak bisa mengakses layanan internet di luar yang telah ditentukan sehingga kenyamanan berselancar di dunia maya akan terganggu.

Jadi, dua kunci utama dalam membeli BlackBerry bekas adalah memastikan bahwa PIN tidak disuspen dan layanan sudah bebas dari kebijakan pengguna sebelumnya (PIN sudah dirilis). Prosedur lainnya yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kesesuaian nomor PIN dan IMEI di menu status dengan di dus BlackBerry Anda.

Jika ternyata berbeda, sangat disarankan untuk tidak dibeli daripada berabe di kemudian hari. Saran lainnya, sama saja dengan membeli ponsel standar. Misalnya kondisi barang (mulus atau tidak), kualitas microphone, tata letak keypad, efek vibrator, dan lainnya.

Yang jelas, membeli BlackBerry bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan sampai tertipu!


View the original article here

BlackBerry, iPhone, dan Geliat Ponsel China


Jakarta - BlackBerry dan ponsel China telah menjadi kiblat baru operator telekomunikasi dalam upaya mengakuisisi pelanggan baru lewat aksi bundling ponsel. Sementara iPhone yang semula diproyeksi akan booming, kini malah terkesan adem-ayem.
Demikian gambaran yang terjadi dalam bursa ponsel Tanah Air setahun belakangan ini. Ponsel yang menjadi acuan gengsi dan fungsi bukan lagi sendirian milik Nokia dari Finlandia, tapi perlahan telah diambil alih oleh ponsel keluaran Research in Motion (RIM) dari Kanada.
Meski seri BlackBerry yang masuk ke Indonesia tak bisa dibilang banyak, namun tetap saja ponsel ini tak pernah sepi peminat. Mulai dari seri Curve 8310, 8320, 8900 (Javelin), 8520 (Gemini), Bold 9000, Storm 9500, dan terakhir Onyx 9700.
Dari sekian lini produk BlackBerry yang masuk ke Indonesia, hanya Storm yang bisa dibilang gagal. Selebihnya, harus diakui laris manis di pasaran. Baik yang masuk resmi lewat operator maupun distributor yang ditunjuk RIM, atau bahkan yang lewat importir paralel dan pasar black market (BM).
Menurut catatan operator mitra RIM di Indonesia, Storm yang mengandalkan "Surepress" (layar tekan) cuma berhasil terjual paling banter ratusan unit saja. Sementara lainnya, yang mengusung keyboard Qwerty, hampir selalu ludes terjual dari stok yang disiapkan.
Hingga akhir 2009 ini, operator yang telah resmi mengusung layanan BlackBerry di Indonesia adalah Indosat, XL Axiata, Telkomsel, Natrindo Telepon Seluler (Axis), dan Smart Telecom. Jumlah yang terbilang banyak dibanding operator BlackBerry di negara lain.
Total pelanggan BlackBerry di lima operator itu tercatat telah lebih dari 700 ribu pelanggan, melonjak lebih dari 500% dibanding tahun sebelumnya. Suatu pencapaian yang tentunya bikin RIM sangat happy, mengingat harga ponsel ini sejatinya tidak murah.
Lihat saja, setiap BlackBerry baru diluncurkan, harganya hampir selalu di atas Rp 5 juta. Dan anehnya, ponsel ini tetap saja laku keras. Wajar jika kemudian RIM ketar-ketir begitu mendapat larangan impor barang akibat kasus purna jual.
Saking khawatirnya, Dubes Kanada pun sampai rela turun tangan langsung untuk menyelesaikan kasus ini. Pantas saja, BlackBerry merupakan penghasil pajak terbesar Kanada, dan Indonesia telah menjadi salah satu "lumbung uang" terbesar mereka.
Itu sebabnya, Indonesia kini jadi negara pertama di Asia yang dapat perhatian ekstra dari RIM saat meluncurkan BlackBerry. Apapun serinya. Praktik ini sebelumnya sempat dilakukan Nokia untuk Communicator--saat sedang jaya-jayanya di Indonesia.
Sebenarnya, fitur andalan yang ditawarkan BlackBerry tak banyak. Hanya seputar email gegas (push email), percakapan instan (BlackBerry Messenger, Yahoo Messanger, Google Talk, MSN, dan lainnya), serta jejaring sosial (Facebook, Twitter, dan lainnya). Namun dengan fitur itu saja sudah cukup membuai pengguna kebanyakan.

Ponsel China
Seperti biasa, kesuksesan suatu merek ponsel akan pasti akan diikuti merek lain. Nah, berkaca pada sukses BlackBerry, ponsel China yang sebelumnya berkiblat pada Nokia pun berlomba-lomba membuat produk yang mirip dengan menempelkan embel-embel "Berry".
Sebut saja, NexianBerry, MicXonBerry, MitoBerry, BlueBerry dan "Berry-Berry" lainnya. Hampir setiap minggu keluar produk-produk baru yang dibuat sedemikian rupa miripnya dengan ponsel pabrikan Kanada ini--tentunya dengan harga yang jauh lebih murah. Dan ternyata, sukses.
Tak hanya BlackBerry yang diantre calon pembeli. "Berry" jadi-jadian ini pun sama. Meski yang mengantre ponsel ini level pembelinya jelas tak sama dengan pengantre BlackBerry. Tapi tetap saja, peminatnya tak kalah banyak.
Melihat gejala ini, operator jelas tak bisa lagi memalingkan muka melihat potensi bisnis yang mulai menggiurkan. Alhasil, bundling ponsel China pun jadi garapan serius. Selain untuk akuisisi pelanggan, operator melihat ada potensi besar untuk mendapat pelanggan baru untuk layanan data.
Meski tanpa fitur BlackBerry Messenger, ponsel China merek lokal mayoritas dicari pembeli karena ada fitur Facebook dan Yahoo Messenger. Dari situ saja operator sudah cukup senang membayangkan trafik data yang akan lalu-lalang dari ponsel itu. Belum lagi dari trafik suara (voice call) dan pesan pendek (SMS).
Seperti yang terjadi pada BlackBerry, hampir setiap peluncuran ponsel China tipe Qwerty, terjual sampai puluhan ribu unit. Satu hal yang sangat jarang terjadi tahun-tahun sebelumnya. Maka jangan heran, jika total impor ponsel ke Indonesia pada tahun ini--yang diperkirakan mencapai 35-40 juta--20% peredarannya dikuasai ponsel China.
Geliat ponsel China nyatanya belum akan berhenti di sini. Kabarnya, para importir ponsel China itu tengah menyiapkan sejumlah aplikasi, dimana salah satunya untuk chatting--seperti BlackBerry Messengger kepunyaan RIM--dan bisa terhubung ke seluruh ponsel China yang ada di pasaran.
Killer application yang katanya akan marak disematkan sebagai fitur andalan mereka di 2010 nanti, belakangan ternyata sudah mulai diterapkan oleh Bakrie Telecom lewat ponsel Esia Messenger besutan Huawei.

iPhone
Selama 2009 ini, praktis ponsel yang terlihat benar-benar laku keras cuma BlackBerry dan ponsel China. Smartphone seperti Nokia, Samsung, LG, atau bahkan iPhone yang semula diperkirakan booming, terkesan adem-ayem. Angka penjualan lini ponsel pintar ini tak sebegitu "wah" layaknya BlackBerry dan ponsel China.
iPhone contohnya. Meski Telkomsel, selaku operator tunggal yang dipilih Apple untuk memasarkan iPhone di Indonesia, sudah habis-habisan mengeluarkan marketing expense, namun ekspektasi yang didapat belum sesuai harapan.
Harga mahal yang dipasang operator ini, jelas jadi entry barrier bagi masyarakat Indonesia yang semula antusias. Alhasil, cuma segelintir orang berduit saja yang mampu membeli ponsel dengan harga kurang lebih setara sepeda motor. Dus, perbincangan ramai seputar iPhone cuma sebatas di awal kemunculannya. Selebihnya? Anda bisa lihat dan rasakan sendiri.
Nah, dengar-dengar, Telkomsel sendiri sebenarnya tak enak hati memasarkan ponsel besutan Steve Jobs Cs ini. Namun karena sudah titah langsung dari SingTel--salah satu pemilik saham terbesarnya--operator ini tak kuasa menolak.
Jelas kalau Telkomsel keberatan. Untuk memasarkan ponsel yang harganya tak ramah kantong ini, selain dipatok target tinggi, hampir semua biaya marketing expense ditanggung sendiri.
Kekhawatiran itu terbukti. Dari sisi penjualan, iPhone dinilai gagal. Karena dari target 220 ribu, penjualan yang berhasil dicapai katanya cuma sampai 20 ribu unit saja. Nah, untuk kejar target, perlahan iPhone pun turun harga. Meski demikian, iPhone 3G yang meski kini telah hadir dengan segala kelebihan seri "s", sudah kadung surut peminat.
Hasil ini jelas tak memuaskan ekspektasi SingTel. Imbasnya, dengar-dengar dari rumor yang beredar, tahun depan akan ada petinggi Telkomsel yang ditarik pulang ke SingTel karena dianggap gagal merengkuh pasar.

Ponsel Lainnya
Selain tiga merek ponsel di atas, Nokia yang selama ini merajai pasar ponsel dunia dan Indonesia, tentu tak mau tinggal diam melihat pangsa pasarnya terus digerogoti. Beberapa upaya pun mulai digencarkan, termasuk merilis ponsel Qwerty untuk bisnis dan ponsel layar sentuh dengan fitur andalan musik.
Di samping juga merilis ponsel menengah bawah dengan mengandalkan fitur Nokia Life Tools, Nokia coba melanjutkan kiprah sukses dari seri E71 melalui E72 yang hadir dengan fitur kaya messaging. Namun, jawaban dari percobaan ini belum bisa dibilang sesukses kiprah sebelumnya.
Samsung yang sebelumnya dianggap sebagai penantang serius hegemoni Nokia, juga tak mau ketinggalan. Lewat Corby, produsen asal Korea Selatan ini tentu tak mau kehilangan "cuan" dari manisnya pasar ponsel Qwerty.
Indonesia sendiri dinilai sebagai pasar ponsel yang cukup unik. Di saat negara Eropa tengah menggilai ponsel dengan layar sentuh, Indonesia malah lebih menyukai Qwerty. Namun untuk 2010 mendatang, Samsung memprediksikan, bisa jadi layar sentuh yang giliran dicari masyarakat pemburu ponsel Indonesia.
Sedangkan LG, saudara se-Tanah Air Samsung, pun pastinya juga ingin turut mencicipi "kue" bisnis ponsel ini dengan mengandalkan seri Cookies. Namun kiprahnya belakangan hampir tak terdengar lagi. Dengan banyak berpindahnya punggawa Nokia Indonesia ke tempatnya, LG tentunya berharap mampu berbicara banyak nantinya.
Belakangan juga mulai masuk ponsel dengan sistim operasi Android milik Google. Meski di luar negeri penggunaan ponsel ini cukup marak, namun sayangnya animo pasar di Indonesia belum terlalu kelihatan. Sejauh ini baru ponsel China merek lokal yang memasarkan di Indonesia.
Selain Android, Samsung juga punya ponsel open source yang dinamakan "Bada". Bada yang dalam bahasa Korea berarti "Samudera", jelas mendapat tantangan, bisakah diandalkan untuk mengarungi samudera pasar ponsel 2010? Pertanyaan yang sama juga sepatutnya dialamatkan pada ponsel-ponsel lain yang punya keunggulan fitur masing-masing.


View the original article here

Jumat, 08 Maret 2013

KERUSAKAN PADA SETIAP KOMPONEN

 ANTENA

Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

 IC RF PROCESSOR

Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

 IC PA (POWER AMPLIFIER ) 

Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

• Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA  
• Batteray Drop saat panggilan
• Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. 
• Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112
• Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan  

 VCO (Voltage Control Oscilator )

Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

 IC AUDIO  

Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah  

• Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan        juga jalur dalam keadaan baik.
• Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular
• Tidak ada Sinyal

LOUD SPEAKER

Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

 MICROPHONE

Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

 BATTRY

Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah  

a. Ponsel mati
b. Batteray tidak dapat di isi ulang 
c. Batteray Drop

 IC CHARGING

Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah 

a. Tidak dapat mengisi ulang
b. Batteray bengkak
c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR ) 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

a. Mati Total
b. Insert Sim Card 
c. Not Charging
d. Not Signal  

SLOT SIM CARD

Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah 

a. Insert Sim Card 

IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah 

a. Mati Total
b. Hang
c. Keypad tidak berfungsi
d. LCD tidak berfungsi
e. Not Signal

LCD (Liquit Cell Display)

Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

a. Tidak ada tampilan pada Layar
b. Layar bergaris
c. Layar Buram

IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah 

a. Mati total
b. Terjadi Hang

IC FLASH 

Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka
b. Tidak bisa diprogram ulang
c. Mati total
d. Hang

KEYPAD

Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

a. Salah satu Keypad tidak berfungsi
b. Seluruh keypad tidak berfungsi

IC INTERFACE

Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah 

a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi
b. Hang
c. Mati total jika terjadi korsleting 

View the original article here

BlackBerry Tour, 'Perkawinan' Curve dan Bold

Research In Motion (RIM) mengungkap jajaran Blackberry terbarunya dengan nama Blackberry Tour. Handset terbaru RIM ini ditujukan untuk memenangkan pangsa pasar di segmen eksekutif maupun konsumen mainstream.

BlackBerry Tour diklaim sebagai persilangan dari Blackberry Curve yang populer di kalangan konsumen umum dengan BlackBerry Bold yang menyasar pasar korporat.

Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (16/6/2009), co-Chief Executive RIM, Jim Balsillie menyatakan BlackBerry Tour bakal segera tersedia di pasaran Amerika oleh operator Verizon dan Sprint serta di negara asalnya, Kanada. Namun belum dijelaskan kapan handset ini menyambangi pasar mancanegara.

Secara fisik bentuk Tour tidak berbeda drastis dengan handset BlackBerry lainnya, dengan bentuk candy bar dan juga keberadaan keyboard QWERTY. Namun Balsillie mengklaim produk BlackBerry Tour adalah langkah besar bagi RIM.

RIM menyebut Tour sebagai 'ponsel dunia' karena handset itu bisa dengan mudahnya mengakses layanan data dan suara pada jaringan yang berada di luar negara pengguna. Untuk lebih memikat konsumen, Tour dibenami fitur multimedia mumpuni seperti kamera 3,2 megapiksel dan media player berkualitas.

Fasilitas lain yang disertakan dalam Tour termasuk HSDPA, GPS, Bluetooth, dan navigasi GPS. Namun yang cukup disayangkan adalah tidak ada fitur Wi-Fi di dalamnya.

Produk yang menyasar konsumen yang lebih luas seperti Tour ini memang dirasa penting bagi RIM di tengah persaingan yang kian ketat. Sebab rival seperti Apple dan Palm rupanya terus mengintai RIM dengan produk andalannya.


View the original article here

Facebook 1.6 di BlackBerry, Apa Sih Bedanya?


Jakarta - Aplikasi facebook untuk Blackberry versi terbaru telah dirilis. Rupanya pihak RIM telah menyempurnakan beberapa fitur yang ada pada facebok versi 1.6 ini. Seperti apa?
Dikutip detikINET dari RIMarkable, Jumat (12/06/2009) berikut ini adalah fitur-fitur terbaru facebook 1.6 ini:
Kini facebook 1.6 memiliki fitur photo viewing
. Dengan fitur ini pengguna dapat melihat foto-foto dengan format slideshow. Dengan gerakan scroll maju dan mundur pengguna dapat menikmati tampilan foto secara lebih indah.Dengan fitur wall viewing, menulis wall kini dapat dilakukan langsung hanya dengan satu kali klik, tanpa masuk profile teman kita terlebih dahulu.Dengan dukungan newsfeed, kini status dari teman-teman kita dapat dilihat pada homepage masing-masing.Yang tak kalah menariknya, facebook 1.6 ini memiliki fitur bahasa Indonesia. Selain itu ada tambahan fitur bahasa baru yang lain yakni Thailand dan Portugis.
View the original article here

Tolak Kloning PIN, Komunitas BlackBerry Teriak

Maraknya aksi kloning PIN Blackberry (BB) membuat kalangan komunitas pengguna BB gerah. Bahkan mereka mengkampanyekan 'Say No To Cloning PIN' di tiap-tiap milis dan komunitas.

"Sangat menjengkelkan. Semuanya dirugikan dengan adanya kloning PIN. Bukan hanya yang baru tapi juga pelanggan existing bisa dirugikan," tutur Fanny Pramana, Koordinator milis Thumbers dan Isat-BB (komunitas pengguna BB Indosat), saat mengobrol dengan detikINET, Kamis (28/5/2009) dini hari.

Kekesalan Fanny cukup beralasan. Sebab minggu-minggu ini ada ribuan pengguna BB di Indonesia yang tidak bisa menggunakan perangkatnya. Research in Motion (RIM) sebagai produsen tengah gencar-gencarnya melakukan massive wipe out.

Massive wipe out adalah tindakan penonaktifan perangkat secara sentralisasi dan besar-besaran oleh produsen perangkat asal Kanada itu, dengan mematikan kode PIN yang dimiliki pengguna produk gelap. Celakanya, dengan kondisi seperti itu, bukan hanya pengguna baru saja yang dirugikan karena BB-nya tidak bisa dipergunakan karena PIN Suspend. Tapi juga pengguna existing yang kemungkinan PIN-nya dibajak.

"Sekarang punya saya misalnya PIN-nya ABCD. Nah terus ada yang beli BB black market (BM) dan PIN-nya pun ditembak dengan PIN ABCD yang notabene milik saya. Oleh RIM, PIN ABCD masuk dalam kategori ilegal. Mereka langsung men-suspend PIN ABCD. Ngeri kan. Kita yang nggak tahu apa-apa kena apes," kata Fanny geram melihat maraknya aksi kloning PIN.

"Gilanya lagi. Di internet banyak yang menawarkan jasa kloning PIN"


View the original article here

BlackBerry Juga Punya Mal

Excelcomindo Pratama (XL) membangun sebuah mal. Namanya XL-Mall. Bukan mal sembarang mal, tapi mal khusus untuk layanan BlackBerry.

Mal yang dimaksud juga bukan mal dalam bentuk fisik bangunan besar nan megah, namun mal di ranah internet. Sebuah mal konten informasi untuk para pengguna BlackBerry dari XL.

"XL-Mall menghadirkan kemudahan bagi seluruh pelanggan XL BlackBerry untuk mendapatkan akses informasi, konten, aplikasi, program hingga tips-tips menarik tentang BlackBerry," jelas VP Direct Sales XL Junaedi Hermawanto, di Jakarta, Minggu (7/6/2009).

Lebih lengkapnya, XL-Mall menyediakan beragam konten seperti games, themes, wallpaper, aplikasi, program promosi, diskon di merchant-merchant yang bekerjasama dengan XL, hingga tips dan trik seputar BlackBerry.

Sejatinya, mal ini bisa diakses oleh pengguna XL yang menggunakan handset BlackBerry tipe apa pun. Tak hanya terbatas untuk pengguna BlackBerry Storm XL yang kebetulan juga dirilis bersamaan dengan XL-Mall ini.

"Mal BlackBerry ini murni hasil karya anak bangsa," klaim Junaedi.

Storm

Tak seperti operator lain, XL saat meluncurkan BlackBerry Storm nampaknya coba realistis dalam memasok unit perangkat. Cuma sekitar 800-1000 unit yang siap dipasarkan operator ini dengan harga jual Rp 6,88 juta per unitnya.

Namun demikian, perpaduan antara Storm dan mal yang sama-sama baru diluncurkan, diyakini bisa mendongkrak jumlah pelanggan BlackBerry Internet Service XL.

"Kami optimistis bisa menembus 100 ribu pelanggan BlackBerry. Saat ini pelanggan sudah di kisaran 90 ribu sampai 95 ribu," kata GM Sales XL, Handono Warih.

XL juga akan melakukan roadshow XL Blackberry Storm pekan depan untuk mendukung pencapaian target 100 ribu pengguna BlackBerry.

"Maret-April lalu memang bulannya iPhone. Namun di Mei-Juni ini kembali jadi bulannya BlackBerry,"


View the original article here

USB ke Nokia Charger Aman

USB ke Nokia Charger Aman 

Proyek sederhana ini menunjukkan cara untuk membuat USB powered charger ponsel Nokia. Keuntungan adalah weighs jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tebal adaptor AC, dan dapat digunakan dimanapun Anda memiliki komputer atau laptop. Saya menggunakan hal ini setiap saat sekarang!

What do I mean by "aman daya"? Honestly I'm not sure. I'm just going on apa yang saya bisa mengambil kesimpulan dari apa yang saya baca my multimeter. Yang saya telah ditemukan bahwa tegangan di seluruh biaya nokia pin yang pesat berfluktuasi dari Vdd ke sekitar 4 volts Vdd di atas. Hal tersebut tidak memiliki ~ 9 volts menyuntikkan menjadi 5 volt bis! Thankfully, semua yang kamu butuhkan adalah sebuah diode tetap di sana dan bahwa itu. Diode sehingga mungkin tidak diperlukan, tetapi aman! Oleh karena itu, "aman Charger".

Sejauh ini, maka biaya telepon saya hanya berlaku, namun agak lambat dibandingkan dengan dinding wart yang datang dengannya. I think so, anyway. Sulit untuk melakukan apapun nyata perbandingan karena saya hanya dikorbankan saya nokia dinding wart membuat daya ini. I live dangerously!

DISCLAIMEROID STATEMENTEY THING: Ok, so here's the deal: Anda dapat benar-benar sesuatu dengan gagalnya proyek ini! Jika Anda tidak sepenuhnya yakin kemampuan Anda, hanya dengan pergi dan menghabiskan $ 6 pada pakaian jadi salah satu doodads. Mereka semua tersedia melalui Internet. Proyek ini adalah untuk orang-orang yang banyak berdusta percuma kabel dan sekitar 20 menit untuk membunuh ekstra. Jangan meniup mahal komputer Anda untuk menyimpan beberapa bucks!

Langkah satu: strip off the shielding dan isolasi di hampir atau jadi dari kabel usb. Klip putih hijau dan kabel panjang untuk tidak merata sehingga mereka tidak dapat melakukan satu sama lain atau menjadi salah satu kekuatan lini. Mudah-mudahan Anda harus kiri dengan kawat hitam dan merah kawat.

Langkah kedua: Klip off panjang dari nokia daya telepon sisi steker. Anda tidak akan memerlukan tembok bagian wart lagi. Strip di bagian isolasi dari nokia steker kawat. Mudah-mudahan Anda harus sudah memiliki kabel merah dan hitam satu. merah kawat harus terhubung ke inner barel dari steker, dan hitam satu harus terhubung ke luar barel.

Langkah ketiga: Lampirkan silicon diode biasa (bukan zener diode) dengan baris bagian terhadap nokia steker. Ia harus pergi antara merah kawat kabel dari kedua (lihat gambar). Pasang kawat hitam dari setiap kabel bersama.

Saya menyarankan mengejutkan yang panjang dari kawat sehingga pateri sendi kurang memiliki peluang untuk datang ke dalam kontak.

Periksa semua kabel dengan multimeter untuk memastikan mereka benar-benar yang tepat! Warna mungkin tidak standar ...


View the original article here